Target aPTT: 1.5 โ 2.5 x Kontrol (Rentang terapeutik ยฑ 50โ70 detik)
1. DOSIS AWAL (INITIAL DOSE)
Kategori | Initial Bolus (IV) | Initial Drip (Maintenance) |
ACS (UAP/NSTEMI) | 60 Unit/kg (Max 4.000 U) | 12 Unit/kg/jam (Max 1.000 U/jam) |
DVT / Emboli Paru (PE) | 80 Unit/kg (Max 5.000 U) | 18 Unit/kg/jam |
2. NOMOGRAM TITRASI BERDASARKAN aPTT
Cek aPTT setiap 6 jam setelah setiap penyesuaian dosis.
Hasil aPTT (detik) | Reaksi Bolus | Perubahan Drip | Cek Ulang aPTT |
< 35 detik | Bolus 80 Unit/kg | Naikkan 4 Unit/kg/jam | 6 jam |
35 โ 45 detik | Bolus 40 Unit/kg | Naikkan 2 Unit/kg/jam | 6 jam |
46 โ 70 detik | Tidak ada | TETAP (Target Tercapai) | 6 jam / 24 jam |
71 โ 90 detik | Tidak ada | Turunkan 2 Unit/kg/jam | 6 jam |
> 90 detik | STOP 1 JAM | Turunkan 3 Unit/kg/jam | 6 jam |
3. CONTOH HITUNGAN SYRINGE PUMP (BB 60 KG)
Sediaan: 25.000 Unit / 50 cc NS (Konsentrasi: 500 Unit/cc)
Rumus Dasar:
Kecepatan (cc/jam) = Total Dosis per jam รท Konsentrasi
Skenario A: Jika instruksi dokter menggunakan Berat Badan (Unit/kgBB/jam)
Misalnya dokter menginstruksikan: "Berikan 15 Unit/kgBB/jam"
- Langkah 1 (Hitung total dosis per jam): 15 Unit ร 60 kg (BB pasien) = 900 Unit/jam
- Langkah 2 (Hitung setting syringe pump): 900 Unit รท 500 Unit/cc = 1,8 cc/jam
- Hasil: Anda mengatur syringe pump di angka 1,8 cc/jam.
Skenario B: Jika instruksi dokter langsung total Unit (Unit/jam)
Misalnya dokter menginstruksikan: "Berikan 1.000 Unit/jam"
- Langkah 1 (Langsung masukkan ke rumus): 1.000 Unit รท 500 Unit/cc = 2 cc/jam
- Hasil: Anda mengatur syringe pump di angka 2 cc/jam.
๐ก CLINICAL PEARLS & SAFETY
- Reversal (Protamin Sulfat): * Dosis: 1 mg Protamin menetralkan ~100 Unit Heparin (yang diberikan dalam 2โ3 jam terakhir).
- Maksimal 50 mg per dosis, berikan secara injeksi perlahan untuk menghindari hipotensi.
- Waspada HIT (Heparin-Induced Thrombocytopenia): * Monitor trombosit setiap 2โ3 hari.
- Curigai HIT jika trombosit turun > 50% dari nilai baseline.
- Keunggulan UFH di ACS: * Half-life pendek (ยฑ 60โ90 menit), sangat ideal jika pasien akan segera dilakukan tindakan invasif (PCI) karena mudah dihentikan/dinetralisir.
โ ๏ธ DISCLAIMER: Nomogram ini adalah panduan umum. Nilai target aPTT dapat berbeda sesuai kalibrasi laboratorium masing-masing rumah sakit.